Mulaidari ritme pergerakan saham, volume bid, dan offer saham perlu kamu perhatikan. Jangan sampai kamu melakukan average down, tetapi harga terus turun. 3. Switching Saham. Switching saham menjadi cara terakhir yang bisa kamu lakukan dalam menangani saham nyangkut. Switching berarti kamu membeli saham yang lebih baik dibandingkan saham Mekanismeperdagangan di pasar sudah menjadi rahasia umum jika pasar bergerak dinamis. Adanya penjual dan pembeli yang mengantri atau tercermin dalam bid dan offer. Harga saham akan naik atau turun jika terjadi deal antara penjual dan pembeli, atau dikenal dengan istilah match done. Terdapat supply dan demand. PengertianBid offer bid ask di Perdagangan Bursa Saham dan Bursa Futures ( Forex, Komoditas, Indeks, Opsi ) transaksi akan terjadi jika : Ada pembeli yang menaikkan harga belinya ke 2575 jual beli lebih dari 2,000 jenis saham; Bisa mengikuti cara investor sukses; Regulasi terjamin ; 4.8/5. Buka Akun. Reviews. Yangmana volume transaksi saham IPCM ini biasanya berada di area puluhan sampai 1 miliar perharinya, untuk satu orang bandar, bisa di bayangkan jika tiba-tiba ada seorang bandar yang uangnya jauh lebih besar, sebut saja jumlahnya Rp. , tentu dengan uang Rp. 5.000.000.000 tersebut, tentu volume transaksi saham IPCM akan naik pesat Sedangkandaftar harga offer menunjukkan harga terendah di mana penjual bersedia melepas saham yang dimilikinya. Harga offer terendah biasanya lebih tinggi daripada harga bid tertinggi. Tapi jika ada lebih banyak pembeli (bid) untuk sebuah saham, maka para pembeli akan berlomba mengambil harga offer yang tersedia, sehingga harga saham meningkat. Untukkelompok saham berharga lebih dari Rp5000 per lembar, batas ARB sampai dengan 7 persen. Meskipun barisan ASK atau OFFER masih penuh, tetapi tidak ada transaksi yang tereksekusi karena tak ada bid yang cocok. Jika berwarna merah, berarti lebih rendah dari estimasi konsensus. Jika berwarna hijau, berarti lebih besar dari estimasi. d PeningkatanSelisih Volume Bid-Ask (Offer) Terlalu Besar. Volume Bid dan Ask (Offer) mewakili keinginan investor dan trader di pasar saham untuk membeli atau menjual suatu saham. Dalam hal ini, jika jumlah volume saham yang ingin dijual (Offer) melonjak hingga jauh lebih tinggi dibandingkan volume saham yang ingin dibeli (Bid), maka ada Sebelumterjun ke dunia saham, alangkah baiknya jika Anda mengenali seluk-beluknya secara mendalam. Pelajari cara bermain saham layaknya investor handal melalui kumpulan artikel saham Inbizia. Saham . Historis Saham Jadwal Dividen Saham Saham Paling Aktif Saham Paling Untung Saham Paling Rugi. Kalkulator . Kalkulator Kurs Kalkulator KPR TEMPOCO, Jakarta - Nilai saham Garuda Indonesia terpantau berada di zona merah pada perdagangan sore hari ini, Jumat, 28 Juni 2019 pukul 15.23 WIB. Berdasarkan pantauan di RTI Business, harga saham maskapai pelat merah itu berada di level 376 alias turun 20 poin atau 5,05 persen dibanding penutupan perdagangan kemarin. PahamiDulu Apa itu Bid dan Ask Serta Istilah Lain. 7 Mei 2021 oleh Yulinda Nurlisdiana. Sebenarnya, pada saat kita bertransaksi saham di pasar sekunder (setelah IPO) kita bukan lagi hanya berbicara jual beli saham antara emiten dan investor lagi. Melainkan transaksi saham antar investor dengan investor lainnya. Karenakeuntungan yang besar ini, tidak heran jika banyak orang mulai tertarik dan ingin mengetahui cara investasi saham. Bid dan Offer. Di bawah harga saham dari perusahaan, Kawan Kledo akan menemukan istilah bid dan offer. Dengan berinvestasi di saham internasional, Kawan Kledo bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar dibandingan Semisal1 lembar sahamnya mencetak keuntungan 10% dari harga belinya 20.000 per lembar maka keuntungan yang didapatkan dari 1 lot saham menjadi. 1 lot saham = 100 lembar. 10% x 20.000 x 100= 2.000 x 100 = 200.000. Jawaban lainnya ada di bawah. Ivan Adiseputra. S1 di Fakultas Kedokteran & Pendidikan Dokter, Universitas Brawijaya (Lulus 2009 Pelajarijuga: Teknik Beli Saham Pagi Jual Sore. Analisis bid offer dapat menggambarkan kekuatan beli dan jual suatu saham di hari tersebut, sehingga anda bisa menganalisa dan mengetahui saham-saham yang berpotensi naik dalam waktu harian. Disitulah anda bisa menerapkan strategi trading harian untuk meraih profit dengan jangka waktu lebih cepat. Sebelumterjun ke dunia saham, alangkah baiknya jika Anda mengenali seluk-beluknya secara mendalam. Pelajari cara bermain saham layaknya investor handal melalui kumpulan artikel saham Inbizia. Dividen perusahaan menjadi cuan tambahan saat Anda berinvestasi saham. Jadi pastikan Anda mengetahui jadwal pembagian dan tips berikut ini. MariMengenal Spread Bid-Offer Saham. 6 min read. Insights. by Dewanto. March 10, 2021. March 10, 2021. Dalam artikel ini, mari kita lebih mengenal spread bid-offer di pasar saham. Di pasar saham, mungkin ada istilah yang sering didengar, istilah tersebut adalah Spread. Istilah tersebut berkaitan dengan fraksi harga dan bid-offer. y2MR. Analisa Bid Offer Saham adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan sebelum membeli saham, selain itu analisa bid offer saham juga berguna untuk melihat tingkat likuiditas dari saham itu sendiri. Artinya, seberapa sering sih saham tersebut diperdagangkan? Sebab hal ini nantinya akan sangat memengaruhi kenyamanan saat melakukan transaksi di pasar saham seperti apa yang dikatakan likuid dan sebaliknya? Mari simak penjelasannya di artikel Likuiditas Penting?Katakanlah kamu beli barang koleksi untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi tapi ternyata nggak kunjung laku karena nggak ada yang minat. Nah, kalau sudah begini nggak menutup kemungkinan bakal jadi boncos sendiri, betul? Untuk memastikan barangnya laku, kamu harus pilih yang sekiranya paling banyak diincar oleh orang lain agar mudah dijual dan kamu pun bisa menikmati halnya ketika ingin berinvestasi saham. Yang namanya investasi, tujuannya tentu untuk meraup keuntungan dari kenaikan harga. Caranya dengan menjual saham tersebut ketika harganya sudah naik tinggi atau jika target keuntungan sudah yang likuid adalah saham yang ramai diperdagangkan. Karena banyak yang jual dan beli, jadinya investor akan lebih mudah saat hendak melakukan transaksi. Kalau mau dilepas pun sahamnya akan terjual dengan lebih mudah dan cepat selama harga yang dipasang nggak terlalu untuk investor yang tertarik beli nggak perlu menunggu dalam waktu yang lama dan bisa segera mendapatkan saham jika ternyata sahamnya kurang likuid, bisa jadi bakal lebih sulit untuk dibeli maupun juga GARP Investing Strategi Investasi Saham Ala Peter LynchKaitannya dengan Bid dan OfferBid dan offer itu apa sih? Bid adalah harga permintaan saham yang ditentukan oleh pihak buyer. Sedangkan offer adalah harga penawaran saham yang ditentukan oleh pihak menandakan seberapa besar minat pasar untuk melakukan perdagangan pada saham tersebut, baik jual maupun beli. Maka dari itu, bid dan offer jadi salah satu indikator penentu apakah suatu saham itu likuid atau justru kurang tentang bid dan offer dapat dibaca di artikel berikut juga Bid dan Offer di Pasar Saham, Apa Maksudnya?Cara Melihat Likuiditas dari Bid dan OfferSetelah baca penjelasan di poin sebelumnya mungkin kamu jadi ingin beli saham yang bid dan offer-nya besar alias likuid biar mudah waktu diperjualbelikan. Tapi gimana cara mengetahui tingkat likuiditas dari bid dan offer?Bid dan offer bisa dilihat melalui platform maupun aplikasi saham yang biasanya terletak di bagian menu order book. Selain harga saham, jumlah lot yang ingin dibeli/dijual juga akan muncul di dalam kolom bid offer. Kedua komponen ini selanjutnya menjadi patokan perhitungan tingkat likuiditas saham. Berikut adalah = Jumlah rata-rata lot x harga x 100 lembar min. pembelian 1 lotCukup menggunakan satu lantai harga saja untuk melihat likuiditasnya. Kalau angka bid atau offer ada di rentang 500 juta – 1 miliar, maka likuiditasnya bisa dibilang tergolong kasusRata-rata lot = harga = x 500 x 100 = 1,850 miliar, artinya likuiditas cukup gimana kalau setelah dihitung ternyata saham incaran tergolong kurang likuid? Keputusan investasi semua kembali ke preferensi masing-masing. Sah-sah saja kalau mau tetap dibeli sahamnya. Namun mengingat likuiditasnya kurang bagus, lebih baik masuk menggunakan modal kecil. Karena terlalu riskan kalau modalnya terlalu juga Cara Membaca Bid-Offer OrderbookItu tadi cara Analisa Bid Offer Saham Untuk Mengetahui Likuiditas Saham. Jika kamu tertarik untuk belajar saham lebih jauh, yuk upgrade jadi VIP member untuk menikmati semua fitur menjadi VIP member, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir di sini untuk upgrade menjadi VIP member saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin Jika anda ingin membeli ataupun menjual saham, anda harus bisa paham cara membaca BID dan OFFER harga saham. Bid menunjukkan seberapa besar permintaan beli suatu saham. Sedangkan offer menunjukkan seberapa besar penawaran jual saham. Beberapa waktu lalu saya mendapatkan pertanyaan "Pak Heze, darimana saya bisa mendapatkan data bid offer saham? Dan bagaimana cara membaca bid offer?" Data bid offer saham secara real time bisa anda lihat sendiri pada menu software online trading. Anda bisa ketikkan salah satu saham yang ingin anda lihat bid-offernya. Misalnya saham BBRI. Lalu, klik kanan pilih Market Depth By Price. Tampilannya seperti berikut Disini saya pakai software Danareksa Sekuritas. Setiap software online trading pasti memiliki data bid offer. Setelah itu, muncullah BID dan OFFER saham BBRI seperti berikut Bid offer saham Di dalam tampilan bid offer suatu saham, ada beberapa informasi penting yang perlu anda pahami, perhatikan yang saya beri tanda-tanda persegi. Kita akan bahas menu-menu tersebut. Split Bid = Jumlah orang yang melakukan antrian beli saham Bid Lots = Jumlah lot permintaan beli Bid = Harga beli saham Split Offer = Jumlah orang yang melakukan antrian jual saham Offer Lots = Jumlah lot penawaran jual Offer = Harga jual saham Total Bid Qty = Jumlah seluruh lot permintaan beli dan split bid Total Offer Qty = Jumlah seluruh lot penawaran jual dan split offer Misalnya pada harga bid ada bid lots sebesar dan split bids sebanyak 150 orang. Itu artinya, ada 150 orang dengan jumlah lot sebanyak lot yang ingin membeli saham BBRI pada harga Demikian juga seterusnya. Kalau untuk yang offer, berarti menunjukkan keinginan para trader untuk menjual saham. Bid offer saham yang tampil di software online trading, biasanya menampilkan beberapa antrian harga saham, mulai 5-10 antrian harga. Anda bisa baca juga cara membaca antrian harga saham disini Permintaan dan Penawaran Bid-Offer di Pasar Saham. KEGUNAAN ANALISIS BID OFFER SAHAM Bid offer sesungguhnya bukan hanya digunakan untuk melihat harga saham real time. Bid offer dapat digunakan sebagai analisis saham untuk mengambil keputusan trading dan memilih saham. Berikut kegunaan bid offer saham untuk trading 1. Trading harian dengan analisis tape reading Pergerakan bid offer selama jam trading bisa memberikan gambaran mengenai saham-saham yang berpotensi naik maupun turun dalam jangka pendek, khusunya jangka waktu harian. Hal ini karena bid offer bisa memberikan informasi kekuatan permintaan dan penawaran market di suatu saham. Analisis saham berdasarkan bid offer disebut dengan analisis TAPE READING. Jadi untuk anda yang ingin menerapkan strategi trading harian intraday trading, anda harus melakukan kombinasi analisis bid offer tape reading dengan analisis teknikal. Yap, dengan analisa bid offer, anda bisa mengetahui saham2 yang potensial naik selama jam trading. Sehingga anda bisa menerapkan strategi beli pagi jual siang, atau beli pagi jual sore. Anda bisa pelajari strategi2 trading harian saham dan analisa bid offer, lengkap dengan full praktiknya disini Ebook Intraday & One Day Trading Saham 281 halaman. Di ebook intraday trading, anda akan mempelajari analisis tape reading lengkap, beserta praktik2nya untuk memilih saham untuk trading harian. Anda akan praktikkan kombinasi analisa tape reading dengan analisa teknikal dan momentum untuk memanfaatkan profit dari intraday trading. 2. Melihat fluktuatif harga saham Fluktuatif kecepatan naik turunnya harga saham, dapat anda pelajari pada pergerakan bid offer selama jam trading live trading, karena bid offer selalu berubah-ubah selama jam trading. Bid offer menunjukkan minat para pelaku pasar untuk mentradingkan suatu saham. Kalau bid offer saham banyak mengalami perubahan, yaitu naik turun di kisaran harga tertentu, ini menunjukkan bahwa saham tersebut memiliki fluktuatif harga saham yang cukup baik. Untuk anda yang suka trading di saham2 yang fluktuatifnya bagus, bid offer adalah analisa yang cukup penting untuk anda lakukan. Sebaliknya, jika bid offer saham selama jam trading tidak banyak bergerak, hal ini bisa menunjukkan bahwa fluktuatif saham tersebut cukup rendah / tidak terlalu cepat. 3. Mengetahui likuiditas suatu saham Bid offer saham juga sangat bagus untuk menganalisa saham-saham yang relatif likuid dan tidak. Jika bid offer saham A sangat sedikit jumlahnya, misalnya hanya ada puluhan lot, dibandingkan saham B yang bid offernya sampai ribuan bahkan puluhan ribu lot, maka saham A bisa dikatakan sebagai saham yang tidak likuid. Dalam praktikknya, saham2 yang lebih likuid pergerakannya juga lebih bagus, stabil, fluktuatifnya lebih oke dibandingkan saham-saham yang kurang likuid. Baca juga Cara Mengetahui Saham Likuid. Sehingga dengan analisa bid offer selama jam trading, anda bisa memutuskan untuk memilah saham2 yang likuid dan tidak. Tentunya, analisa bid offer juga harus dikombinasikan dengan analisa chart, terutama candlestick dan volume untuk melihat kecenderungan likuid tidaknya saham. Bid offer saham merupakan pengetahuan dasar mekanisme perdagangan yang harus dipahami oleh semua pebisnis saham baik trader maupun investor. Namun, bid offer juga memberikan banyak manfaat untuk analisa saham. Khususnya untuk trader jangka pendek, ada baiknya anda memahami bid offer lebih dalam untuk analisa trading, bukan hanya sekedar bisa membaca "kulitnya". Bid offer sangat berguna untuk intraday trading dan trading dibawah satu minggu. Tetapi untuk swing trader dan investor, analisa bid offer tidak terlalu dibutuhkan, karena analisa bid offer sifatnya untuk jangka pendek. Jika bid lebih besar dari offer apakah itu pertanda saham pasti naik? Ini pertanyaan paling sering muncul di kalangan investor pasar modal. Terutama bagi yang ingin menganalisa kapan waktu yang pas untuk masuk. Oleh sebab itu kami akan jelaskan sedikit tentang kondisi jika bid lebih besar dari offer saham, dasar kami adalah pengalaman, dan pengamatan saja. Siapa tahu cocok dengan pengalaman yang Anda rasakan. Bid dan Offer SahamAnalisa Bid dan Offer SahamBid Palsu SahamBid Lebih Besar Tapi KecilJika Bid Lebih Besar dari OfferSekadar Saran Bid dan Offer Saham Sebagai pendahuluan saya akan jelaskan terlebih dahulu tentang bid dan offer saham. Bid merupakan kolom penawaran, yaitu orang-orang yang ingin mendapatkan saham di harga tertentu. Ingin membeli. Biasanya terletak di sisi kiri. Sedangkan offer adalah kolom yang berisi jumlah saham yang ingin dijual oleh pemiliknya. Biasanya disertai dengan harga-harga yang sudah ditentukan oleh bursa. Nantinya antara bid dan offer akan terlihat. Analisa Bid dan Offer Saham Hadirnya bid dan offer saham memiliki fungsi tertentu. Terutama untuk dianalisa bagi calon pembeli dan penjual. Secara sederhana, memang kita bisa menggunakan hukum ekonomi. Banyak permintaan, maka harga akan tinggi. Sebaliknya jika banyak yang ingin menjual, itu artinya harga akan turun. Cara membaca ini memang betul. Juga berlaku di pasar modal. Ketika banyak yang ingin membeli, sudah hampir dipastikan harga akan naik. Atau jika banyak yang ingin menjual, artinya harga akan turun. Apalagi jika komposisi jumlah pembeli dua kali lipat dari penjual, maka hampir dipastikan akan naik. Begitu juga dengan komposisi jumlah penjual, jika dua kali lipat dari pembeli, hampir dipastikan akan turun. Ini juga benar. Namun demikin apakah pasti jika bid lebih besar dari offer saham sudah pasti akan naik. Jawaban kami tidak. Karena ada beberapa kondisi yang harus dipahami para calon pembeli dan penjual saham. Bid Palsu Saham Ada kondisi jika bid lebih besar dari offer justru belum tentu naik. Hal ini karena adanya bid palsu. Yaitu kondisi di mana jumlah kolom bid banyak, tapi ternyata tiba-tiba semuanya hilang dalam waktu tertentu. Hal ini memang dimaksud untuk mengecoh ritel agar menciptakan psikologis bahwa seolah-olah bid saham banyak dan muncul kesan pasti naik. Sehingga ritel berbondong-bondong untuk membeli. Padahal itu adalah waktu di mana big money distribusi saham. Bisa jadi tahu-tahu bid palsunya hilang, dan semua bid dimakan sampai bawah. Kami pernah merasakan satu waktu di saham BALI. Memang ketika itu bid palsunya sedikit. Tapi sakit sekali rasanya tahu-tahu anjlok dalam. Big player distribusi banyak, si Moge. Tentang bid dan offer palsu kami sudah jelaskan panjang lebih di sini. Bid Lebih Besar Tapi Kecil Mungkin Anda bingung baca sub judul kami. Tapi memang demikian, bid bisa lebih besar secara akumulatif, jumlah total, tapi sebenarnya yang jumlahnya besar hanya di satu dua harga. Contoh bid memiliki rentang dari harga 200 sampai 180. Ada satu bid yang jumlahnya banyak, yaitu di 196, numpuk banyak sekali. Sedangkan di harga yang lain jumlahnya sedikit. Secara akumulatif memang akan menciptakan kesan lebih banyak dari offer. Tapi pengalaman kami kalau melihat harga demikian, belum tentu naik. Paling harganya stagnan, atau lebih banyak kemungkinan turun meskipun kecil. Kabar baiknya. Kalau menemukan bid yang demikian, itu artinya ada bandar baik yang menjaga harga tidak turun lebih dalam. Jika Bid Lebih Besar dari Offer Ada kondisi yang menurut kami memang betul-betul akan mengindisikan harga saham akan naik jika bid lebih besar dari offer. Yaitu kondisi di mana bid memiliki angka yang sangat merata di semua harga dengan jumlah yang memang banyak. Contoh bid ada beberapa harga, dari 200-180, nah masing-masing, misalkan jumlahnya seribuan. Nah di bagian sebelah offer jumlahnya rata-rata dari 500-600. Ini pertanda memang yang akan jual sedikit. Tekanan jual sudah mulai jenuh. Saran kami lebih baik masuk. Apalagi jika fundamentalnya bagus, teknikal masih oke. Maksud teknikal oke, harganya bukan di atas. Kalau harganya sudah diatas, kami lebih baik milih yang lain, karena banyak saham yang kondisinya demikian. Sekadar saran, paling banyak kesalahan di pasar modal adalah membeli saham di harga terlanjur tinggi. Nah kita minimalisir itu. Kecuali kalau Anda sangat yakin, meskipun harganya sudah tinggi, silakan. Ambil saja. Sekadar Saran Meskipun Anda menemukan keadaan jika bid lebih besar dari offer di saham, dalam pembelian jangan sampai all in. Maksudnya semua uang yang Anda miliki dipakai untuk membeli saham dalam kondisi tekanan beli yang tinggi. Karena bisa jadi kalau ada yang melihat nominal besar masuk, justru akan ada penjualan untuk membalik keadaan. Big money saja belinya pelan-pelan, masa kita yang ritel dengan sombongnya langsung ngebom. Alasannya adalah, tidak ada yang pasti dalam pasar saham. Bahkan teori yang kami tulis sekalipun. Ini hanya keadaan umum yang kami jumpai, maka tetap sisakan dana, khawatir harga turun, Anda masih bisa average down. Cara average down bisa dibaca di sini. Post Views 672 Cara Membaca Bid Offer Saham merupakan hal sangat penting bagi trader. Namun pengertian bid offer pada saham masih terdengar asing bagi investor pemula. Sebelum mulai bertransaksi, ada baiknya untuk memahami istilah-istilah tersebut agar aktivitas trading tidak terhambat. Keduanya sangat penting untuk dipahami terutama kalau kamu ingin mulai melakukan transaksi jual dan beli saham. Lalu, apa arti dari istilah bid dan offer? Mari simak penjelasannya di artikel itu bid? Bid adalah harga permintaan saham yang ditentukan oleh pihak pembeli dan biasanya terletak di kolom sebelah kiri order book pada platform atau aplikasi saham. Selain nominal harga, ada juga bid volume atau bid lots yang menampilkan jumlah lot saham yang ingin ingin melakukan transaksi, pembeli akan memasang harga yang bisa jadi lebih tinggi atau lebih rendah dari harga sebelumnya. Namun umumnya mereka menginginkan harga saham yang lebih kamu ingin membeli saham INDF yang harga pasar saat itu adalah Investor saham bisa mengajukan harga beli lebih rendah dari harga pasar. Namun, investor belum tentu bakal dapat sahamnya karena harus menunggu ada penjual yang memasang harga sama. Jika sampai penutupan pasar, harga bid tidak ada yang cocok dengan offer, transaksi batal terjadi dan saldo di rekening saham tidak akan berkurang. Di sisi lain, ketika investor atau trader yakin harga saham bakal menguat. Biasanya mereka akan menggunakan strategi Haka atau hajar kanan agar bisa dapat saham tanpa perlu mengantre. Haka adalah cara investor beli saham dengan memasang bid sesuai dengan harga pasar. Dengan begitu, proses transaksi bisa diselesaikan dengan cepat karena penjual yang offer di harga pasar juga banyak. Baca juga First Liner, Second Liner, danThird Liner, Begini PerbedaannyaOfferSetelah memahami bid, tentu kamu akan jadi lebih mudah memahami istilah offer atau biasa disebut ask. Offer adalah penawaran harga jual yang biasanya terletak di kolom sebelah kanan orderbook. Sama seperti bid, jumlah lot yang ditawarkan pihak penjual tertera pada kolom offer volume atau offer transaksinya mirip dengan bid. Intinya baik itu bid atau offer, kedua harga permintaan dan penawaran harus cocok guna merealisasikan transaksi jual beli. Sebagai contoh, investor ingin menjual saham INDF yang harga pasarnya per saham. Jika dalam posisi jualan, pastinya ingin jual setinggi mungkin. Investor bisa pasang offer saham INDF di harga per saham. Namun, proses penjualan bakal menunggu, ada pembeli yang mau ambil di harga tinggi itu tidak? Kalau tidak harus mengantre dan jika sampai penutupan pasar tidak ada yang cocok, transaksi sisi lain, ketika investor harga saham berpotensi turun ke depannya sehingga ingin mengamankan keuntungan. Biasanya, investor akan menggunakan strategi Haki atau hajar kiri. Haki adalah cara investor jual saham dengan memasang offer di harga pasar. Dengan begitu, transaksi bakal cepat terselesaikan karena banyak pembeli yang nge-bid di harga pasar juga. Baca juga Dividen Trap, Contoh dan Cara MengatasinyaCara Baca Bid dan OfferSupaya lebih paham lagi cara membaca Bid Offer saham , perhatikan orderbook dari saham BBRI di bawah bid yang tertera menampung pesanan pembelian. Sedangkan untuk pesanan penjualan akan masuk ke kolom offer. Terlihat sebanyak lot saham yang melakukan pembelian bid di harga dan seterusnya sampai total jumlah lot sebanyak yang bisa kamu lihat di bagian paling kolom offer, ada lot saham yang melakukan penjualan offer di harga dan seterusnya. Pesanan tersebut nantinya akan berhasil ditransaksikan seiring dengan pergerakan harga serta mekanisme price and time priority yang tahu Cara Membaca Bid Offer Saham di orderbook lebih jauh? Baca selengkapnya melalui artikel di bawah juga Cara Membaca Bid-Offer OrderbookDemikian pengertian bid offer pada saham. Mau belajar strategi trading dan cara jual beli saham biar bisa untung maksimal? Upgrade ke VIP user untuk menikmati fitur Emtrade. Dengan menjadi VIP user, kamu bisa menikmati konten edukasi, analisis, research report, tanya-jawab saham intensif, referensi saham, morning dan day briefing, dan seminar rutin setiap akhir pekanKlik di sini untuk upgrade VIP user saham yang dibahas menjadi case study, edukasi, dan bukan sebagai perintah beli dan jual. Trading dan investasi saham mengandung risiko yang menjadi tanggung jawab pribadi. Emtrade tidak bertanggung jawab atas setiap risiko yang mungkin

jika bid lebih besar dari offer saham